Berita Terbaru             -  Actemra® (Tocilizumab) dan Risiko Hepatotoksisitas            -  Buletin Berita MESO Volume 37, No 1 Edisi Juni 2019            -  Buletin Berita MESO Volume 37, No 1 Edisi Juni 2019            -  INFORMASI LANJUTAN (FOLLOW UP COMMUNICATION) UNTUK TENAGA KESEHATAN PROFESIONAL TENTANG TINDAK LANJUT ANGIOTENSIN II RECEPTOR BLOCKER (ARB)            -  INFORMASI LANJUTAN (FOLLOW UP COMMUNICATION) UNTUK TENAGA KESEHATAN PROFESIONAL TENTANG TINDAK LANJUT ANGIOTENSIN II RECEPTOR BLOCKER (ARB)

Berita


Pada tanggal 11 Agustus 2016, Badan POM bekerjasama dengan Rumkital dr. Ramelan, Surabaya mengadakan Workshop Program Farmakovigilans kepada Tenaga Kesehatan di Rumkital dr. Ramelan yang bertempat di Hotel Novotel-Surabaya. Workshop ini bertujuan meningkatkan peran serta tenaga kesehatan dalam pemantauan dan pelaporan efek samping obat  dengan sasaran akhir adalah jaminanan keamanan pasien. Peserta yang hadir dalam workshop ini berjumlah 32 orang dari Rumkital dr. Ramelan, Surabaya dan 2 orang dari Balai Besar POM di Surabaya.


Kegiatan workshop ini dibuka secara resmi oleh Kolonel Laut (K) dr. Herjunianto, Sp. PD, M.MRS selaku Wakil Kepala Bidang Medis (Wakamed) Rumkital Dr. Ramelan. Dalam workshop ini, dipaparkan materi mengenai “Pharmacovigilance and Patient Safety” yang disampaikan oleh dr. Jarir At Thobari, MD, MSc., PhD selaku Narasumber Akademia dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM). Materi berikutnya adalah mengenai pelaksanaan “Program Farmakovigilans / Monitoring Efek Samping Obat (MESO) di Indonesia” yang disampaikan oleh Siti Asfijah Abdoellah, S.Si., Apt., M.Med.Sc. selaku Kasubdit. Surveilan dan Analisis Risiko Produk Terapetik dan PKRT. Materi terakhir disampaikan oleh Letkol Laut (K) Drs. Lestiono, Apt., SpFRS selaku Kasubdep Farmasi Klinik Letkol mengenai “Profil dan Pemantauan Efek Samping Obat (ESO) yang telah dilakukan di Rumkital dr. Ramelan”.


Para peserta sangat antusias dalam mengikuti workshop ini, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan dalam sesi diskusi. Pada kesempatan diskusi disampaikan juga antara lain mengenai kendala yang dihadapi terkait dengan pelaporan efek samping obat misal kendala dalam menentukan faktor penyebab terjadinya kejadian tidak diinginkan (KTD)/ESO, kendala untuk mengetahui adanya interaksi obat yang mungkin dapat berpengaruh pada efek samping obat, dan juga mekanisme pelaporan efek samping obat dari Rumkital dr. Ramelan Surabaya kepada Badan POM sebagai Pusat Farmakovigilans/MESO Nasional. Dengan adanya workshop Farmakovigilans ini diharapkan tenaga kesehatan di Rumkital dr. Ramelan surabaya dapat meningkatkan pelaksanaan pemantauan dan pelaporan efek samping obat untuk jaminan keamanan pasien khususnya di Rumkital dr. Ramelan surabaya. (rdh)

 

Polling

Menurut anda bagaimana isi dan tampilan dari website ini ?
  • 38.42%
    Sangat Menarik
  • 28.08%
    Menarik
  • 14.29%
    Cukup Menarik
  • 12.32%
    Tidak Menarik
Menurut anda bagaimana isi dan tampilan dari website ini ?




logo dsras Email Rapid Alert System

Selamat email anda telah berlangganan untuk selalu mendapatkan informasi terkini mengenai keamanan obat yang beredar di Indonesia.

 

logo dsras Email Rapid Alert System

Anda ingin berhenti berlangganan untuk selalu mendapatkan informasi terkini mengenai keamanan obat yang beredar di Indonesia?