Berita Terbaru             -  Buletin Berita MESO Volume 37, No 1 Edisi Juni 2019            -  Buletin Berita MESO Volume 37, No 1 Edisi Juni 2019            -  INFORMASI LANJUTAN (FOLLOW UP COMMUNICATION) UNTUK TENAGA KESEHATAN PROFESIONAL TENTANG TINDAK LANJUT ANGIOTENSIN II RECEPTOR BLOCKER (ARB)            -  INFORMASI LANJUTAN (FOLLOW UP COMMUNICATION) UNTUK TENAGA KESEHATAN PROFESIONAL TENTANG TINDAK LANJUT ANGIOTENSIN II RECEPTOR BLOCKER (ARB)            -  INFORMASI LANJUTAN (FOLLOW UP COMMUNICATION) UNTUK TENAGA KESEHATAN PROFESIONAL TENTANG TINDAK LANJUT ANGIOTENSIN II RECEPTOR BLOCKER (ARB)

Berita


Workshop Program Farmakovigilans/Monitoring Efek Samping Obat (MESO) kali ini dilaksanakan di Kota Tangerang, Kamis 29 Oktober 2015 bekerjasama dengan RSUD Kota Tangerang yang diikuti oleh 32 (tiga puluh dua) orang peserta dari RSUD Kota Tangerang dan 1 (satu) orang peserta dari Balai POM Serang. Workshop Program Farmakovigilans/MESO kepada tenaga kesehatan dilakukan oleh Badan POM RI sebagai upaya untuk mendorong partisipasi aktif sejawat tenaga kesehatan dalam memantau dan melaporkan Efek Samping Obat (ESO).

 

Acara secara resmi dibuka oleh Direktur RSUD Kota Tangerang, dr. H.A.Y.G Wibisono, M.Kes menyampaikan sekilas tentang kondisi RSUD Kota Tangerang yang relatif masih baru dan mulai berfungsi sejak 1,5 tahun yang lalu. Hingga saat ini RSUD Kota Tangerang masih belum melakukan kegiatan MESO, dengan adanya acara Workshop Program Farmakovigilans/Monitoring Efek Samping Obat (MESO) diharapkan dapat bermanfaat bagi tenaga kesehatan serta dapat memotivasi tenaga kesehatan untuk mengisi pelaporan ESO dengan form kuning dan melaporkannya ke Badan POM RI.

 

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Suharti K. Suherman, SpFK (K) dari Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yang menjelaskan tentangAdverse Drug Reaction/ESO dan Drug Interaction yang meliputi penjelasan definisi dari adverse effect, toxic effect, adverse drug reactions, pharmacovigilance, pharmacoepidemiology, pharmacogenetics kemudian contoh ESO yang spesifik pada organ yang spesifik, clasification of seriousness/severity, classification of ADRs, dose related/dose dependent, non dose related, characteristic of drug allergy, classification of drug allergy serta tentang Monitoring ESO. Dari paparan yang disampaikan diharapkan seluruh tenaga kesehatan dapat cepat tanggap terhadap ESO dan mengenali ESO serta interaksi obat yang umum terjadi dalam penggunaan obat-obatan yang biasanya diresepkan/diberikan kepada pasien. 

Materi kedua disampaikan oleh Ibu Siti Asfijah A, S.Si.,Apt., M.MedSc selaku  Kepala Subdit Surveilan dan Analisis Risiko PT & PKRT, mengharapkan seluruh tenaga kesehatan di RSUD Kota Tangerang dapat berperan aktif dalam pemantauan dan pelaporan efek samping obat. Pada kesempatan kali ini diperkenalkan subsitepelaporan ESO secara elektronik (e-meso.pom.go.id) dengan tampilan baru sebagai salah satu upaya terobosan dari Badan POM RI untuk mempermudah tenaga kesehatan dalam melakukan pelaporan ESO.

 

Materi terakhir disampaikan oleh Ibu Laila Shafarina, S.Farm., Apt selaku Kepala Instalasi Farmasi RSUD Kota Tangerang, dimana beliau menyampaikan tentang Farmakovigilans dan MESO di RSUD Kota Tangerang dimana kegiatan tersebut hingga saat ini masih belum dilakukan. Kegiatan workshop ditutup oleh Ibu dr. Hj. Diyah Utami selaku Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Kota Tangerang.(rs)

Polling

Menurut anda bagaimana isi dan tampilan dari website ini ?
  • 39.8%
    Sangat Menarik
  • 29.08%
    Menarik
  • 13.27%
    Cukup Menarik
  • 10.71%
    Tidak Menarik
Menurut anda bagaimana isi dan tampilan dari website ini ?




logo dsras Email Rapid Alert System

Selamat email anda telah berlangganan untuk selalu mendapatkan informasi terkini mengenai keamanan obat yang beredar di Indonesia.

 

logo dsras Email Rapid Alert System

Anda ingin berhenti berlangganan untuk selalu mendapatkan informasi terkini mengenai keamanan obat yang beredar di Indonesia?