Berita Terbaru             -  Buletin Berita MESO Volume 37, No 1 Edisi Juni 2019            -  Buletin Berita MESO Volume 37, No 1 Edisi Juni 2019            -  INFORMASI LANJUTAN (FOLLOW UP COMMUNICATION) UNTUK TENAGA KESEHATAN PROFESIONAL TENTANG TINDAK LANJUT ANGIOTENSIN II RECEPTOR BLOCKER (ARB)            -  INFORMASI LANJUTAN (FOLLOW UP COMMUNICATION) UNTUK TENAGA KESEHATAN PROFESIONAL TENTANG TINDAK LANJUT ANGIOTENSIN II RECEPTOR BLOCKER (ARB)            -  INFORMASI LANJUTAN (FOLLOW UP COMMUNICATION) UNTUK TENAGA KESEHATAN PROFESIONAL TENTANG TINDAK LANJUT ANGIOTENSIN II RECEPTOR BLOCKER (ARB)

Berita


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Badan POM telah menyelenggarakan workshop Program Farmakovigilans Kepada Tenaga Kesehatan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pusat pada tanggal 10 Mei 2016 di Hotel Balairung Jakarta. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan apoteker mengenai farmakovigilans serta meningkatkan peran apoteker dalam pemantauan dan pelaporan efek samping obat dengan sasaran akhir adalah keamanan pasien. Workshop ini dihadiri oleh peserta dari sejawat kesehatan yang merupakan anggota IAI pusat dan juga bekerja di berbagai rumah sakit di Jakarta.

 

Workshop ini dibuka oleh Drs. Arustiyono, Apt., MPH selaku Direktur Pengawasan Distribusi Produk Terapetik dan PKRT, yang  dilanjutkan dengan  paparan mengenai Program Farmakovigilans di Indonesia oleh Bapak Direktur. Pada workshop ini dipaparkan materi mengenai “Pharmacovigilance and Patient Safety” yang disampaikan oleh dr. Jarir At Thobari, MD, MSc., PhD selaku Narasumber dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM). Materi berikutnya adalah mengenai “Pemantauan Efek Samping Obat oleh Apoteker” disampaikan oleh Ibu Dra.  L. Endang Budiarti, Apt. selaku Narasumber dari  IAI Pusat yang juga merupakan farmasi klinis di RS Bethesda di Yogyakarta. Pada sesi terakhir,  disampaikan materi mengenai “Pharmacovigilance in Indonesia: Current Situation” oleh Siti Asfijah Abdoellah, SSi., Apt., MMedSc. selaku Kasubdit Surveilan dan Analisis Risiko PT dan PKRT.

 

Para peserta sangat antusias bertanya dan berdiskusi dengan narasumber antara lain mengenai cara mendeteksi efek samping obat (ESO) dan penanganannya. Dalam workshop tersebut, juga disampaikan mengenai tantangan dalam melakukan proses monitoring ESO  dan juga alur proses MESO di rumah sakit oleh peserta dan juga oleh narasumber. Acara tersebut diakhiri dengan penututupan oleh Kasubdit Surveilan dan Analisis Risiko PT dan PKRT. (sc)

 

Polling

Menurut anda bagaimana isi dan tampilan dari website ini ?
  • 39.8%
    Sangat Menarik
  • 29.08%
    Menarik
  • 13.27%
    Cukup Menarik
  • 10.71%
    Tidak Menarik
Menurut anda bagaimana isi dan tampilan dari website ini ?




logo dsras Email Rapid Alert System

Selamat email anda telah berlangganan untuk selalu mendapatkan informasi terkini mengenai keamanan obat yang beredar di Indonesia.

 

logo dsras Email Rapid Alert System

Anda ingin berhenti berlangganan untuk selalu mendapatkan informasi terkini mengenai keamanan obat yang beredar di Indonesia?