Berita Terbaru             -  Buletin Berita MESO Volume 37, No 1 Edisi Juni 2019            -  Buletin Berita MESO Volume 37, No 1 Edisi Juni 2019            -  INFORMASI LANJUTAN (FOLLOW UP COMMUNICATION) UNTUK TENAGA KESEHATAN PROFESIONAL TENTANG TINDAK LANJUT ANGIOTENSIN II RECEPTOR BLOCKER (ARB)            -  INFORMASI LANJUTAN (FOLLOW UP COMMUNICATION) UNTUK TENAGA KESEHATAN PROFESIONAL TENTANG TINDAK LANJUT ANGIOTENSIN II RECEPTOR BLOCKER (ARB)            -  INFORMASI LANJUTAN (FOLLOW UP COMMUNICATION) UNTUK TENAGA KESEHATAN PROFESIONAL TENTANG TINDAK LANJUT ANGIOTENSIN II RECEPTOR BLOCKER (ARB)

Berita

Badan Pengawas Obat dan Makanan terus berupaya untuk melakukan peningkatan dan perkuatan sistem pharmacovigilance di Indonesia, antara lain dengan pengembangan sistem pelaporan efek samping obat (ESO) secara elektronik.

 

Sistem pelaporan ESO yang selama ini berjalan adalah sistem pelaporan paper based dengan menggunakan formulir kuning (yellow form) oleh sejawat tenaga kesehatan dan juga CIOMS form oleh industri farmasi pemegang izin edar.

 

Pengembangan pelaporan ESO secara elektronik ini dimaksudkan untuk memperluas penjangkauan dan juga akses oleh tenaga kesehatan maupun industri farmasi dalam melakukan pelaporan ESO sebagai individual case safety report (ICSR) dengan timeline pelaporan yang lebih tepat, sehingga Badan Pengawas Obat dan Makanan dapat segera mendeteksi dan mengidentifikasi apabila ada permasalahan ESO yang serius (risk identification). Selain itu, diharapkan dengan adanya pengembangan sistem ini, tentunya pelaporan ESO baik oleh sejawat tenaga kesehatan dan industri farmasi pemegang izin edar dapat lebih meningkat.

 

Di samping itu, semua laporan ESO yang diterima secara elektronik tersebut akan dimasukkan ke dalam database MESO, dimana Badan POM dapat melakukan pengembangan manajemen data yang lebih baik pula. Hal ini sangat penting bagi Badan POM untuk dapat melakukan analisis profil keamanan obat beredar di Indonesia, sehingga Badan POM dapat menginisiasi penetapan tindak lanjut regulatori yang tepat secara proaktif dengan berdasarkan data profil aspek keamanan obat pada populasi Indonesia sendiri.

 

Pada saat ini, sistem pelaporan ESO secara elektronik ini sedang dalam tahap uji coba oleh internal Badan POM sebagai administrator, sehingga siap dan matang pada saat soft launching dilaksanakan. Dukungan dari semua pihak berupa kritikan dan saran merupakan motivasi bagi kami Badan POM untuk mencoba melakukan pengembangan sistem ini.(saa)

Polling

Menurut anda bagaimana isi dan tampilan dari website ini ?
  • 39%
    Sangat Menarik
  • 28.5%
    Menarik
  • 13.5%
    Cukup Menarik
  • 12%
    Tidak Menarik
Menurut anda bagaimana isi dan tampilan dari website ini ?




logo dsras Email Rapid Alert System

Selamat email anda telah berlangganan untuk selalu mendapatkan informasi terkini mengenai keamanan obat yang beredar di Indonesia.

 

logo dsras Email Rapid Alert System

Anda ingin berhenti berlangganan untuk selalu mendapatkan informasi terkini mengenai keamanan obat yang beredar di Indonesia?