Safety Communication

Yth. Sejawat Tenaga Kesehatan Profesional,

 

Sehubungan dengan penarikan obat antihipertensi golongan Angiotensin Receptor Blocker (ARB) yaitu Irbesartan, Losartan dan Valsartan di Eropa dan Amerika Serikat, serta menindaklanjuti penjelasan BPOM RI sebelumnya tanggal 12 Juli 2018 mengenai Penarikan Obat Antihipertensi golongan ARB, BPOM RI telah menerbitkan press release tentang Penjelasan BPOM RI tentang Penarikan Obat Antihipertensi Golongan Angiotensin Receptor Blocker https:/www.pom.go.id/new/view/more/klarifikasi/94/PENJELASAN-BPOM-RI-----TENTANG--PENARIKAN-OBAT-ANTIHIPERTENSI-GOLONGAN-ANGIOTENSIN-RECEPTOR-BLOCKER.html

 Lebih Lanjut

Sebagai bentuk tanggung jawab industri farmasi dalam pengawasan aspek keamanan terhadap obat yang diedarkannya, PT Roche Indonesia menyampaikan Dear Healthcare Professional Communication (DHPC) untuk tenaga kesehatan profesional terkait dengan rekomendasi kontraindikasi bagi pasien yang memiliki defisiensi dihydropyrimidine dehydrogenase (DPD) dan penambahan Peringatan dan Perhatian terkait rekomendasi pengujian untuk defisiensi DPD berdasarkan ketersediaan tes lokal dan pedoman saat ini. 

Informasi lebih lengkap dapat dilihat pada surat terlampir.

 

 Lebih Lanjut

Bersama ini kami sampaikan Follow Up Communication Informasi untuk Tenaga Kesehatan Profesional "Update Informasi Keamanan terkait Retensi Gadolinium di Otak Karena Penggunaan pada Magnetic Resonance Imaging (MRI) Scan" hasil pembahasan lanjutan yang dilakukan Badan POM bersama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Indonesia (PDSRI), Klinisi dari  Rumah Sakit dan Ahli dari Tim Penilai Obat Nasional pada tanggal 03 Agustus 2018.

Secara lengkap informasi dimaksud dapat Bapak/Ibu unduh melalui lampiran berikut:

 Lebih Lanjut

Sebagai bentuk tanggung jawab industri farmasi dalam pengawasan aspek keamanan terhadap obat yang diproduksi dan diedarkannya, PT Boehringer Ingelheim Indonesia menerbitkan safety communication kepada tenaga kesehatan profesional terkait dengan kasus drug induced liver injury (DILI) pasca pemasaran yang dilaporkan terjadi pada pasien Idiopathic Pulmonary Fibrosis (IPF) yang mendapat terapi Nintedanib (Ofev®). Sebagian besar hepatic event terjadi dalam 3 bulan pertama inisiasi Ofev®. Oleh karena itu, tingkat transaminase dan bilirubin harus diperiksa pada saat dimulainya pengobatan, pada interval reguler selama 3 bulan pertama pengobatan, dan secara berkala setelahnya atau saat ditunjukkan secara klinis.  

Informasi lebih lengkap dapat dilihat pada surat terlampir.

 Lebih Lanjut

Badan POM mengidentifikasi adanya isu aspek keamanan obat mengenai Risiko retensi gadolinium di jaringan otak pada penggunaan media kontras gadolinium untuk pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Informasi ini diperoleh dari beberapa sumber informasi seperti European Medicines Agency (EMA) dan sumber lainnya.

Demikian informasi ini kami sampaikan sebagai komunikasi risiko dalam rangka meningkatkan kehati-hatian  / awareness Bpk/Ibu sekalian dalam penggunaan media kontras ini.

 Lebih Lanjut

Polling

Menurut anda bagaimana isi dan tampilan dari website ini ?
  • 39.66%
    Sangat Menarik
  • 29.89%
    Menarik
  • 13.22%
    Cukup Menarik
  • 9.77%
    Tidak Menarik
Poll
Menurut anda bagaimana isi dan tampilan dari website ini ?




logo dsras Email Rapid Alert System

Selamat email anda telah berlangganan untuk selalu mendapatkan informasi terkini mengenai keamanan obat yang beredar di Indonesia.

 

logo dsras Email Rapid Alert System

Anda ingin berhenti berlangganan untuk selalu mendapatkan informasi terkini mengenai keamanan obat yang beredar di Indonesia?