Safety Communication

Bersama ini kami sampaikan Follow Up Communication Informasi untuk Tenaga Kesehatan Profesional "Update Informasi Keamanan terkait Retensi Gadolinium di Otak Karena Penggunaan pada Magnetic Resonance Imaging (MRI) Scan" hasil pembahasan lanjutan yang dilakukan Badan POM bersama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Indonesia (PDSRI), Klinisi dari  Rumah Sakit dan Ahli dari Tim Penilai Obat Nasional pada tanggal 03 Agustus 2018.

Secara lengkap informasi dimaksud dapat Bapak/Ibu unduh melalui lampiran berikut:

 Lebih Lanjut

Sebagai bentuk tanggung jawab industri farmasi dalam pengawasan aspek keamanan terhadap obat yang diproduksi dan diedarkannya, PT Boehringer Ingelheim Indonesia menerbitkan safety communication kepada tenaga kesehatan profesional terkait dengan kasus drug induced liver injury (DILI) pasca pemasaran yang dilaporkan terjadi pada pasien Idiopathic Pulmonary Fibrosis (IPF) yang mendapat terapi Nintedanib (Ofev®). Sebagian besar hepatic event terjadi dalam 3 bulan pertama inisiasi Ofev®. Oleh karena itu, tingkat transaminase dan bilirubin harus diperiksa pada saat dimulainya pengobatan, pada interval reguler selama 3 bulan pertama pengobatan, dan secara berkala setelahnya atau saat ditunjukkan secara klinis.  

Informasi lebih lengkap dapat dilihat pada surat terlampir.

 Lebih Lanjut

Badan POM mengidentifikasi adanya isu aspek keamanan obat mengenai Risiko retensi gadolinium di jaringan otak pada penggunaan media kontras gadolinium untuk pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Informasi ini diperoleh dari beberapa sumber informasi seperti European Medicines Agency (EMA) dan sumber lainnya.

Demikian informasi ini kami sampaikan sebagai komunikasi risiko dalam rangka meningkatkan kehati-hatian  / awareness Bpk/Ibu sekalian dalam penggunaan media kontras ini.

 Lebih Lanjut

Yth. Sejawat Tenaga Kesehatan Profesional,

Sehubungan dengan isu penarikan obat antihipertensi yang mengandung zat aktif Valsartan, Badan POM menerbitkan informasi bagi tenaga kesehatan profesional terkait hal tersebut pada tanggal 12 Juli 2018. Informasi lebih lengkap terkait informasi untuk tenaga kesehatan profesional ini, dapat diunduh pada lampiran dibawah ini.

 

 Lebih Lanjut

Yth. Sejawat Tenaga Kesehatan Profdesional,

Sebagai bentuk Risk Management Plan (RMP) yang dilaksanakan oleh Industri Farmasi, PT Roche Indonesia menyampaikan Informasi Keamanan bagi Dokter terkait penggunaan Esbriet (Pirfenidone).

Esbriet (Pirfenidone) merupakan obat yang digunakan untuk Idiopathic Pulmonary Fibrosis (IPF) ringan hingga sedang pada orang dewasa. Informasi keamanan ini berisi daftar elemen penting untuk penggunaan Esbriet (Pirfenidone) terutama terkait dengan risiko fotosensitivitas dan fungsi hati.

 Lebih Lanjut

Polling

Menurut anda bagaimana isi dan tampilan dari website ini ?
  • 40.59%
    Sangat Menarik
  • 29.41%
    Menarik
  • 12.94%
    Cukup Menarik
  • 9.41%
    Tidak Menarik
Poll
Menurut anda bagaimana isi dan tampilan dari website ini ?




logo dsras Email Rapid Alert System

Selamat email anda telah berlangganan untuk selalu mendapatkan informasi terkini mengenai keamanan obat yang beredar di Indonesia.

 

logo dsras Email Rapid Alert System

Anda ingin berhenti berlangganan untuk selalu mendapatkan informasi terkini mengenai keamanan obat yang beredar di Indonesia?